z35W7z4v9z8w

Ngedik Tombon “Mancing Tamban” di Kepulauan Anambas

Ngedik Tombon “Mancing Tamban” di Kepulauan Anambas

Anambas.idPemandangan ini bisa dilihat dua kali dalam setahun dengan durasi yang cukup lama, terkadang bisa sampai 3 bulan lamanya dan biasa nya terjadi di awal tahun. Masyarakat Anambas terkhususnya di Tarempa dan Arung hijau sering melakukan kegiatan ini di waktu subuh menjelang pagi dan sore setelah selesai aktifitas harian, tepatnya di sepanjang jalan SP (Selayang Pandang). Tak Pandang usia dari Anak-anak hingga orang tua juga ada yang mengedik tamban.

Ngedik Tombon “Mancing Tamban” di Kepulauan Anambas

Musim ikan tamban ini sulit diprediksi kapan waktunya datang dan kapan waktunya habis. Asal jangan ada yang menjaringnya saja. Jika ikan ini dijaring maka ikan tersebut akan lari ke tempat lain dan tidak akan datang ke tempat yang sebelumnya.

Ikan tamban memiliki bentuk yang kecil tetapi memiliki rasa yang enak dan gurih jika di goreng dan dimakan selagi hangat. Selain itu ikan ini juga sedikit unik karena cara mengediknya tidak menggunakan umpan.

Ngedik Tombon “Mancing Tamban” di Kepulauan Anambas

Musim ikan tamban ini sulit diprediksi kapan waktunya datang dan kapan waktunya habis. Asal jangan ada yang menjaringnya saja. Jika ikan ini dijaring maka ikan tersebut akan lari ke tempat lain dan tidak akan datang ke tempat yang sebelumnya.

Ikan tamban memiliki bentuk yang kecil tetapi memiliki rasa yang enak dan gurih jika di goreng dan dimakan selagi hangat. Selain itu ikan ini juga sedikit unik karena cara mengediknya tidak menggunakan umpan. (riki)

You may also like...

Leave a Reply